Wednesday, August 10, 2016

Stik Ikan Produk Unggulan Desa Banyusangka

Banyusagka merupakan salah satu desa dari 14 desa yang masuk dalam kecamatan tanjungbumi. Masyarakat didesa ini sangat bergantung pada laut karena hampir 90% dari warganya merupakan nelayan. Tidak heran jika potensi desa ini yaitu ikan. pengolahan ikan selama ini hanya di pindang, dibuat petis, diasinkan dan dijual langsung. Mengetahui hal tersebut mahasiswa KKN memanfaatkan ikan untuk dijadikan stik ikan yang nantinya akan di sosialisasikan dan dipraktekkan terhadap masyarakat.
Ikan yang sangat melimpah dan apabila musim harga ikan akan sangat murah sekali pada akhirnya akan menguntungkan apabila masyarakat memproduksi stik ikan yang dapat dijual kemana-mana. Dari hasil produksi dan penjualan stik ikan akan meningkatkan ekonomi masyarakat serta dapat memanfaatkan ikan yang sangat murah ketika musimnya bahkan ikan yang tidak memiliki nilai jual. Pelatihan pembuatan stik ikan dilaksanakan 2 kali, yang pertama dilaksanakan pada tanggal 21 Juli 2016 pukul 08.00 WIB bertempat di PAUD Al Muawiyah Desa Banyusangka. Yang kedua dilaksanakan pada tanggal 27 juli 2016 di kediaman kepala dusun karang laok. Tujuan diadakan pelatihan ini yaitu agar ibu-ibu bisa membuat stik ikan dan bisa menjualnya guna meningkatkan ekonomi
Metode yang digunakan yaitu sosialisasi dan praktik langsung. Kami menjelaskan melalui power poin yang kemudian langsung di praktekkan pada saat itu juga. Proses pembuatan stik ikan yang telah disosialisasikan dan di praktekkan terhadap masyarakat banyusangka terdiri dari 

Bahan yang diperlukan:
a. Ikan secukupnnya (sudah terpisah dari durinya dan dikukus)
b. Tepung terigu ½ Kg
c. Tepung Tapioka ¼ kg
d. Merica Bubuk ½ bungkus
e. Penyedap 1 bungkus
f. Fermipan 1 sdt
g. Garam 1 sdt
h. Mentega 100 g cairkan
i. Telur 3 butir (kuning hanya dipakai 2)
j. Aneka rasa (BBQ,Keju,Balado)

Cara Pembuatan:
1.    Blender ikan yg sudah dikukus dan terpisah dari durinya hingga halus
2.    Cairkan Mentega
3.    Campur tepung terigu, tepung tapioka, ladaku, masako, fermipan didalam wadah
4.    Masukkan ikan yang sudah di diblender
5.    Masukkan telur (dikocok terlebih dahulu) dan campur hingga merata
6.    Masukkan mentega yang sudah dicairkan
7.    Campur hingga kalis, apabila kurang air tambahkan sedikit saja, campur terus hingga padat dan kalis
8.    Pipihkan adonan sesuai ketebalan yang diinginkan, dan potong panjang-panjang menggunakan penggilis
9.    Goreng adonan hingga kuning kecoklatan
10.    Tiriskan stik yang sudah matang dan apabila sudah agak dingin beri perasa sesuai keinginan
11.    Apabila sudah benar-benar dingin stik ikan siap dikemas
12.    Pastikan benar-benar dingin ketika dikemas dan kemas hingga rapat tidak ada udara agar stik tetap renyah
13.    Stik ikan siap dihidangkan dan dipasarkan

Pelaksanaan sosialisasi dan praktek langsung ini berjalan dengan baik bahkan ibu-ibu sangat berantusias saat praktek. Dari hasil sosialisasi dan pembuatan stik ikan secara langsung, ibu-ibu banyusangka telah mengetahui bagaimana pembuatan stik ikan dan bagaimana pengemasan yang baik bahkan ada ibu-ibu yang biasa berjualan di SD dan menerima pesanan kue kering dan makanan ringan akan membuat dan menjual stik ikan ini.  aaaaaaaaaa

0 komentar:

Post a Comment